PERENCANAAN TATA RUANG BERBASIS RISIKO UNTUK MITIGASI BENCANA INDUSTRI DI KOTA CILEGON
DOI:
https://doi.org/10.56945/jkpd.v10i1.429Kata Kunci:
Bencana industri, perencanaan tata ruang berbasis risiko, ketahanan daerah, Kota CilegonAbstrak
Bencana industri di Kota Cilegon saat ini belum terintegrasi secara optimal ke dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) karena keterbatasan data dan informasi terkait risiko bencana industri, keterbatasan kapasitas pemerintah daerah, dan bencana industri masih menjadi isu baru bagi pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan agar menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pengurangan risiko bencana industri di Kota Cilegon, meningkatkan ketahanan daerah, serta mewujudkan pembangunan industri yang aman dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan root cause analysis dengan data yang diperoleh melalui Forum Group Discussion (FGD), wawancara, observasi, dan studi dokumen. Penelitian ini merekomendasikan penetapan Peraturan Wali Kota tentang Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia. Selain itu, bencana industri perlu dimasukkan dalam penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) serta didukung penyusunan pedoman oleh pemerintah mengenai kebutuhan zona penyangga (buffer zone), jalur evakuasi, dan lokasi tempat evakuasi dalam penanggulangan bencana industri. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan daerah serta mendukung pembangunan industri yang aman dan berkelanjutan di Kota Cilegon.
Referensi
Alamsyah, R. (2023). Kajian Indeks Kapasitas Daerah Bencana Industri dan Kolateral di Kota Cilegon.
Aşici, A. A., Yılmaz, A., Kundak, S., Göksu, Ç., Arslanlı, K. Y., Kalkanlı, D., & Sabah, C. M. (2026). Identifying Natech vulnerability based on the Istanbul earthquake scenario at the neighborhood level. Natural Hazards, 122(10). https://doi.org/10.1007/s11069-026-08179-6
Bappeda Kota Cilegon. (2021). Materi Kuliah Tamu dan Forum Group Discussion Bencana Industri.
BNPB. (2023). Kajian Risiko Bencana Indonesia 2023–2027.
BNPB. (2024). Indeks Ketahanan Daerah Indonesia Tahun 2024.
Dunn, W. N. (2018). Public Policy Analysis. Routledge, Taylor and Francis Group.
Hardiningtyas, D., Pambudi Tama, I., Sholihah, Q., & Aprilisia, N. (2024). Optimizing Evacuation Routes In Indonesian Urban Settings With Residential And Small Industrial Zones Using Pathfinder Simulation. Journal of Engineering and Management in Industrial System, 12(1), 63–70. https://doi.org/10.21776/ub.jemis.2024.012.01.7
Khan, F. , S. R., & S, A. (2022). Methods and models in process safety and risk management: Past, present and future (Vol. 98). Elsevier.
Krausmann, E., & Cruz#, A. M. (n.d.). Natech risk management in Japan after Fukushima-What have we learned?
Mesa-Gómez, A., Casal, J., Sánchez-Silva, M., & Muñoz, F. (2021). Advances and gaps in natech quantitative risk analysis. Processes, 9(1), 1–14. https://doi.org/10.3390/pr9010040
Misuri, A., & Cozzani, V. (2022). An Innovative Framework for Chemical and Process Facilities to Support a Comprehensive Natech Risk Assessment. Chemical Engineering Transactions, 90, 175–180. https://doi.org/10.3303/CET2290030
Nascimento, K. R. D. S., & Alencar, M. H. (2016). Management of risks in natural disasters: A systematic review of the literature on NATECH events. In Journal of Loss Prevention in the Process Industries (Vol. 44, pp. 347–359). Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.jlp.2016.10.003
Novrikasari, N., Lestari, F., Sudiman, D. R., Kamso, S., Nugroho, Y. S., Prasetyo, B. T., Wispriyono, B., Gunawan, F. A., & Andarini, D. (2023). Analisis Kesiapsiagaan Bencana Teknologi dari Pabrik X pada Aspek Proyeksi Zona Bahaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 38–45. https://doi.org/10.14710/jkli.22.1.38-45
OECD. (2020). Policy Guidance on Industrial Safety and Natech Risk Management.
Park, H., & Cruz, A. M. (2022). Insights on Chemical and Natech Risk Management in Japan and South Korea: A Review of Current Practices. International Journal of Disaster Risk Science, 13(3), 359–371. https://doi.org/10.1007/s13753-022-00409-2
Pemerintah Kota Cilegon. (2025). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon 2025–2029.
Saaty, T. L., & Vargas, L. G. (2013). Decision Making with the Analytic Network Process. Springer.
Sastrawijaya, U. S., Wiryadinata, R., Wulansari, F. T., Faturrohman, & Alamsyah, R. (2026). Evaluation of Industrial Disaster management in Cilegon City Towards Industrial Disaster Resilience.
UNDRR. (2021). Hazard Definition and Classification Review: Technical Report.
UNDRR. (2022). Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction.
World Bank. (2021). Integrating Disaster Risk into Urban Planning.
Zio, E. (2018). The future of Risk Assessment (Vol. 177). Elsevier.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-Sharealike 4.0 International License.


.png)