OPTIMALISASI EKSTENSIFIKASI DAN INTENSIFIKASI RETRIBUSI DAERAH PROVINSI BANTEN: ASET, TARIF, DAN LAYANAN PUBLIK
DOI:
https://doi.org/10.56945/jkpd.v10i1.384Kata Kunci:
local revenue, user charges, asset utilization, public service quality, fiscal decentralization.Abstrak
Pendapatan Asli Daerah (PAD) memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian fiskal daerah dalam kerangka desentralisasi. Namun, kontribusi retribusi daerah sebagai komponen utama PAD di Provinsi Banten masih sangat rendah, yaitu hanya 1,5%–2,2% dari total PAD periode 2018–2022. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi optimalisasi retribusi daerah melalui pendekatan integratif yang mencakup tiga dimensi: ekstensifikasi berbasis pemanfaatan aset, intensifikasi melalui penyesuaian tarif, dan peningkatan kualitas layanan publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed-methods) dengan analisis data kuantitatif deskriptif serta wawancara mendalam terhadap 15 informan dari pemerintah daerah dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 60% aset daerah belum termonetisasi, struktur tarif belum diperbarui secara berkala, serta mutu layanan publik masih rendah akibat kurangnya digitalisasi dan transparansi. Penelitian ini menawarkan kerangka kebijakan yang mencakup digitalisasi basis data aset, reformulasi tarif berbasis prinsip keekonomian, transformasi layanan publik melalui sistem daring, serta penguatan koordinasi kelembagaan dan kapasitas SDM. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat efektivitas fiskal daerah, tetapi juga mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban retribusi. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi simultan tiga dimensi strategis tersebut dalam satu model kebijakan fiskal yang adaptif dan berbasis bukti. Temuan ini memberikan kontribusi empiris dan konseptual bagi pengembangan literatur fiskal daerah serta implikasi praktis bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja PAD secara berkelanjutan.
Referensi
Akramul Kabir, S. M. (2024). Thematic Analysis: A Practical Guide. Pasaa Paritat Journal, 39, 142–145. https://doi.org/10.58837/CHULA.PPJ.39.8
Aswan, A., Dahham Sabbar, S., Bashir, S., & Ratna Sari Dewi, A. (2024). Linking regional investments and revenues at the provincial level to investment loan decisions by local government banks in Indonesia. Public and Municipal Finance, 13(2), 31–43. https://doi.org/10.21511/pmf.13(2).2024.04
Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten. (2023). Rencana Strategis 2023-2026.
Bird, A. (2018). Taxation and executive compensation: Evidence from stock options. Journal of Financial Economics, 127(2), 285–302. https://doi.org/10.1016/j.jfineco.2017.11.006
BPS Provinsi Banten. (2023). Provinsi Banten Dalam Angka 2023. https://banten.bps.go.id.
Chumairoh, D., Andi, & Mukhtar. (2022). Effect of Local Tax, Local Retribution, Restricted local assets Management, and General Allocation Funds on Regency and Municipal Capital Expenditures in Banten Province. Management Science Research Journal, 1(2), 30–42. https://doi.org/10.56548/msr.v1i2.17
Ervina, E., & Hidayah, N. (2024). The Influence Of Local Taxes And Local Retributions On Regional Expenditure Through Local Own-Source Revenue As A Mediating Variable During The Pandemic Period(Empirical Study In Cities/Districts In West Java). Devotion : Journal of Research and Community Service, 5(2), 303–317. https://doi.org/10.59188/devotion.v5i2.690
Ginanjar, R. A. F., Sutjipto, H., Sugiyarto, & Basuki Rahmat. (2025). Analysis of the Impact of Fiscal Decentralization on Regional Fiscal Imbalances: A Cross-Region Case Study in Java. Indonesian Treasury Review Jurnal Perbendaharaan Keuangan Negara Dan Kebijakan Publik, 10(1), 39–52. https://doi.org/10.33105/itrev.v10i1.1131
Lewis, B. D. (2023). Indonesia’s New Fiscal Decentralisation Law: A Critical Assessment. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 59(1), 1–28. https://doi.org/10.1080/00074918.2023.2180838
Masyruroh, A. M. (2021). Pengaruh Potensi Penerimaan Pajak dan Retribusi Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Serang. Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 5(1), 34–46. https://doi.org/10.56945/jkpd.v5i1.116
Mulyono, & Survival. (2023). Market Retribution Market Potential Analysis in Malang City. Journal of Management Research and Studies, 1(2), 297–311. https://doi.org/10.61665/jmrs.v1i2.46
Purwati, E., Sufilah, N., Hidayat, Moh. T., & Bharoto, R. M. H. (2025). Market Retribution: Optimization Of Regional Original Revenue In Cirebon City. Interdiciplinary Journal and Hummanity (INJURITY), 4(7), 491–504. https://doi.org/10.58631/injurity.v4i7.1458
Rahman, A., Nur Fauziya, A., & Kurnia Sari3, T. (2024). Strategies For Optimizing Traditional Market Retribution: A Study In Purworejo Regency. International Journal Of Community Service, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.51601/ijcs.v4i1.246
Robinson, P. (2007). Designing and Conducting Mixed Methods Research. Australian and New Zealand Journal of Public Health, 31(4), 388. https://doi.org/10.1111/j.1753-6405.2007.00096.x
Setyawati, R., & Faridatussalam, S. R. (2023). Determinant Analysis of Local Retribution on Local Revenue. Economic Journal, 12, 2023. http://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/Ekonomi
Tirayoh, V. Z., Latjandu, L. D., Sabijono, H., & Mintardjo, C. M. O. (2021). Public Sector Asset Management in the Government of Indonesia: A Case Study in Minahasa Regency. Jurnal Bina Praja, 13(2), 195–205. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.195-205
Toha, S. N., Ghiffari, A., & Irzal, F. (2025). Optimization Strategies for Government Asset Management in Jakarta Using Multi-Criteria Analysis. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 13(1), 247–256. https://doi.org/10.37641/jimkes.v13i1.2974
Zein, M. H. M., Muhtarom, M. M., Mulyadi, M. M., & Septiani, S. (2024). Examining the Role of Local Government’s Financial Performance and Capital Expenditure in Increasing Economic Growth in Banten Province, Indonesia (2018–2022). Journal of Risk and Financial Management, 17(10), 456. https://doi.org/10.3390/jrfm17100456
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-Sharealike 4.0 International License.


.png)