STRATEGI PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA SERANG BERBASIS TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
DOI:
https://doi.org/10.56945/jkpd.v8i1.267Kata Kunci:
Strategi Pengelolaan, Ruang Terbuka Hijau, Sistem Informasi GeografiAbstrak
Pertumbuhan penduduk, meningkatnya pembangunan perkotaan dan tingginya laju konversi lahan hijau menjadi lahan terbangun dan lahan terbuka memberikan ancaman serius terhadap berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Serang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting RTH yang ada saat ini, kebutuhan RTH berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk dan kebutuhan oksigen, serta strategi optimalisasi pengembangan RTH di Kota Serang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan teknik penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (GIS). Hasil kajian menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau Kota Serang pada tahun 2023 telah memenuhi kebutuhan minimal ruang terbuka hijau kota sebesar 30% dari total luas wilayah, yaitu sebesar 59,64%. Kebutuhan RTH Kota Serang jika dihitung berdasarkan luas wilayahnya adalah 7.958,68 ha, berdasarkan jumlah penduduknya 1.440,72 ha, dan berdasarkan kebutuhan oksigennya 1.812,93 ha. Strategi pengelolaan RTH yang dapat diterapkan di Kota Serang adalah Growth Oriented Strategy yang berorientasi pada pemanfaatan aset internal dan peluang eksternal berdasarkan karakteristik kawasan, partisipasi aktif masyarakat, alokasi sumber daya keuangan, menjalin kemitraan, mengembangkan infrastruktur dan pendekatan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-Sharealike 4.0 International License.


.png)