PENDEKATAN EKONOMI HIJAU DALAM PENGELOLAAN REDUKSI EMISI KARBON OLEH TUMBUHAN DI KOTA CILEGON
DOI:
https://doi.org/10.56945/jkpd.v8i2.338Kata Kunci:
Reduksi emisi karbon, ekonomi hijau, fikasi karbon vegetasi, pengendalian pencemaran udaraAbstrak
Pengurangan emisi CO2 menjadi instrumen utama untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi hijau di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Emisi karbon dioksida yang berasal dari sektor transportasi menjadi salah satu faktor utama penyebabnya. Kota Cilegon dengan aktivitas industri dan transportasi yang tinggi, serta ruang terbuka hijau (RTH) publik yang terbatas, turut berkontribusi. Jalan Protokol Kota Cilegon meliputi Jalan Ahmad Yani, Jalan S.A. Tirtayasa dan Jalan Jendral Sudirman. Tujuan dari penelitian ini menganalisis besarnya emisi CO2 yang dihasilkan dari kendaraan bermotor, menganalisis kemampuan daya serap vegetasi dalam menyerap emisi CO2 kendaraan bermotor dan perencanaan penghijauan yang tepat untuk memaksimalkan reduksi emisi CO₂ kendaraan bermotor di Jalan Protokol Kota Cilegon. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, beberapa analisis meliputi analisis jejak ekologis energi, analisis serapan vegetasi dan perencanaan penghijauan. Hasil yang diperoleh total emisi CO2 di Jalan Protokol Kota Cilegon sebesar 4.400,003 ton/tahun. Terdapat sebanyak 8.016 tumbuhan yang terdapat di Jalan Protokol Kota Cilegon dengan kemampuan daya serap vegetasi sebesar 395,328 ton/tahun. Sisa emisi yang belum terserap sebesar 4004,68 ton/tahun. Perencanaan penghijauan dilakukan dengan penambahan vegetasi, kebijakan pemerintah dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Penambahan vegetasi di Jalan Protokol Kota Cilegon sebanyak 692 tumbuhan dari penambahan tersebut menunjukkan potensi peningkatan penyerapan karbon dioksida sebesar 101,43%.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-Sharealike 4.0 International License.


.png)