STRATEGI PENINGKATAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI KOTA CILEGON
DOI:
https://doi.org/10.56945/jkpd.v9i1.378Kata Kunci:
Indeks Pembangunan Manusia, pendidikan, kesehatan, strategi pembangunan, Kota CilegonAbstrak
Kesenjangan capaian pembangunan manusia antarwilayah di Provinsi Banten menunjukkan perlunya strategi khusus bagi daerah seperti Kota Cilegon untuk mempercepat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian IPM Kota Cilegon, mengevaluasi komponen penyusunnya, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi, serta merumuskan strategi peningkatan IPM berbasis analisis SWOT. Capaian IPM Kota Cilegon tahun 2024 sebesar 78,83 berada pada kategori “tinggi”, namun belum mencapai level “sangat tinggi” sebagaimana beberapa kota lain di provinsi ini. Analisis terhadap dimensi IPM menunjukkan bahwa standar hidup layak (pengeluaran per kapita) memiliki kontribusi tertinggi, disusul oleh kesehatan (umur harapan hidup), sementara dimensi pendidikan, khususnya harapan lama sekolah, masih menjadi tantangan utama. Faktor penghambat meliputi ketimpangan akses layanan dasar antarwilayah, rendahnya kualitas tenaga pendidik dan kesehatan, serta minimnya sinergi lintas sektor. Melalui analisis SWOT, strategi WO (Weakness–Opportunities) dinilai paling relevan karena menekankan penguatan kapasitas lokal dan pemanfaatan peluang kemitraan eksternal. Dengan pendekatan yang terintegrasi, partisipatif, dan berbasis data, diharapkan peningkatan IPM Kota Cilegon dapat berlangsung secara berkelanjutan dan merata.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-Sharealike 4.0 International License.


.png)