EFFECTIVENESS OF REGIONAL FISCAL POLICY FOR INFLATION CONTROL IN SERANG CITY
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan fiskal daerah yang ditinjau berdasarkan belanja pegawai, belanja barang, dan penerimaan pajak daerah dalam pengendalian inflasi di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil estimasi menunjukkan bahwa belanja pegawai dan belanja barang secara signifikan berpengaruh postif terhadap inflasi sedangkan penerimaan pajak daerah secara signifikan berpengaruh negatif terhadap inflasi. Dengan demikian, pengendalian inflasi di Kota Serang dapat dilakukan dengan pengendalian terhadap pengeluaran pemerintah daerah khususnya belanja pegawai dan belanja barang serta penerimaan pajak daerah.
Kata kunci: belanja barang, belanja pegawai, inflasi, kebijakan fiskal daerah, penerimaan pajak daerah
ABSTRACT
This study aims to analyze the effectiveness of regional fiscal policy based on personnel expenditure, goods expenditure, and local taxes revenue to control inflation in Serang City. This study uses multiple regression analysis. The result of estimation shows that personnel expenditure and goods expenditure significantly give positive influence to inflation while local taxes revenue significantly give negative influence to inflation. So, The Control of Inflation in Serang City can be done by controlling of local government expenditure especially personnel expenditure and goods expenditure and local government revenue.
Keyword: goods expenditure, inflation, local fiscal policy, local taxes revenue, personnel expenditure
References
Baldacci, et.al. (2009). Neither Sailing Against the Wind, Nor Going with the Flow: Cyclicality of Fiscal Policy in Indonesia, IMF Country Report No. 09/231.
Boediono. (1995). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE.
Gujarati, Damodar N. (2004). Basic Econometrics: Forth Edition. Mc. Graw Hill Companies.
Mankiw, N. Gregory. (2007). Makroekonomi terjemahan. Surabaya: Erlangga.
Mankiw, N. Gregory. (2006) Principles of Economics: Pengantar Ekonomi Makro (Edisi 3). Jakarta: Salemba Empat.
Margaretha, Ohyver. (2014). Penerapan Metode Transformasi Logaritma Natural dan Partial Least Square untuk Memperoleh Model Bebas Multikolinier dan Outlier. Jakarta: Binus University.
Masri, Marius. (2010). Analisis Pengaruh Kebijakan Fiskal Regional Terhadap Inflasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (Periode 2001-2008) [Tesis]. Semarang: Universitas Diponegoro.
Nanga Muana. (2001). Makroekonomi, Teori Masalah dan Kebijakan. Jakarta: Raja Grafindo Prasada.
Nopirin. (2000). Ekonomi Moneter jilid I dan II. Yogjakarta: BPFE UGM.
Pratama, Jaka. (2013). Pengaruh Belanja Pegawai, Belanja Barang, dan Penerimaan Pajak terhadap Inflasi di Indonesia Berdasarkan Pendekatan Vector Auto Regression (VAR) Periode 1970-2011 [Skripsi]. Jakarta: STIS.
Saputra, Kurniawan. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Inflasi di Indonesia 2007-2012 [Skripsi]. Semarang: Universitas Diponegoro.
Surjaningsih, Ndari. G.A Diah Utari, Budi Trisnanto .(2012). Dampak Kebijakan Fiskal Terhadap Output dan Inflasi. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan Edisi April 2012.
Yasmiri, Y., Syah, N., Ambiyar, A., & Hamid, M. A. (2017). Evaluasi Program Layanan Bimbingan Karir dengan Model Kirkpatrick di SMK Negeri 1 Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. VOLT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro, 2(1), 23-34.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-Sharealike 4.0 International License.