ANALISIS KETIMPANGAN DAN KLASIFIKASI PEMBANGUNAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI BANTEN TAHUN 2016-2020
Abstract
ABSTRAK
Pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk menyelenggarakan hampir seluruh fungsi pemerintahan telah menyebabkan kebijakan pembangunan ekonomi disetiap daerah berbeda, mengingat kemajuan dan pertumbuhan ekonomi serta pendapatan perkapita di setiap wilayah juga berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat ketimpangan pembangunan ekonomi dan menentukan klasifikasi wilayah kabupaten/kota di Banten periode tahun 2016-2020 menggunakan pendekatan Indeks Williamson dan Tipologi Klassen. Dari hasil penghitungan Indeks Williamson selama tahun 2016-2020, menunjukkan angka indeks yang selalu berada diatas angka 0,7 dan mendekati angka 1, kondisi ini menunjukkan bahwa ketimpangan pembangunan ekonomi antarkabupaten/kota di Provinsi Banten tidak merata dan terjadi ketimpangan yang cukup tinggi antarkabupaten/kota. Perbedaan konsentrasi kegiatan ekonomi wilayah menjadi salahsatu penyebab tingginya ketimpangan pembangunan ekonomi daerah. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis Tipologi Klassen, disimpulkan bahwa sebagian besar kabupaten/kota di Banten pada periode 2016-2020 termasuk klasifikasi daerah yang cepat berkembang, yaitu sebanyak 5 (lima) kabupaten/kota. Selain itu, ada satu daerah termasuk klasifikasi cepat maju dan tumbuh pesat, satu daerah termasuk klasifikasi daerah maju tetapi tertekan, bahkan masih ada daerah yang dibawah rata-rata Provinsi Banten yang masuk kategori daerah relatif tertinggal.
References
BPS Provinsi Banten (2021). Produk Domestik Regional Bruto Menurut Pengeluaran 2016-2020. BPS
BPS Provinsi Banten (2021). Pertumbuhan Ekonomi Banten 2020. Berita Resmi Statistik No. 11/02/Th.XV, 5 Februari 2021.BPS
Wiwiek, A.(2019). Analisis Klasifikasi Wilayah Provinsi-Provinsi di Indonesia. KTI-Jakarta.BPS
Sutarno., dan Mudrajad Kuncoro. (2004). Pertumbu¬han Ekonomi dan Ketimpangan antar Keca¬matan di Kabupaten Banyumas, 1993-2000. Jurnal Ekonomi Pembangunan
Muttaqim, H. (2014). Analisis Disparitas Pendapatan Antar Daerah Di Provinsi Aceh Dengan Pendekatan Indeks Ketimpangan Williamson Periode Tahun 2008-2011. Lentera, 14(9).
Gama,A, S.(2009). Disparitas dan Konvergensi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Per Kapita Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. Jurnal Ekonomi Dan Sosial (INPUT), 2(1).
Shanti,S dan Maruto, U, B.(2007). Disparitas Pendapatan Antar Daerah (Studi Kasus Kabupaten/Kota di Wilayah Pantura Provinsi Jawa Tengah Tahun 1994-2003). Jurnal Dinamika Pembangunan Vol 4,No 1, hal 33-46. Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro.
Sirojuzilam.(2005). Beberapa Aspek Pembangunan Regio-nal. Bandung Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia.
Arsyad, L.(1999). Pengantar Perencanaan dan Pem-bangunan Ekonomi Daerah Edisi Pertama. Yogyakarta.BPFE-Yogyakarta.
Sjafrizal.(2008). Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi. Padang-Baduose Media.
Sjafrizal.(2012).Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Todaro, M. P. (2000). Economic Development, Seventh Edition. New York: Addition Wesley Longman, Inc.
Yeniwati. (2013). Ketimpangan Ekonomi Antar Provinsi di Sumatera. Jurnal Kajian Ekonomi, 2(3).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-Sharealike 4.0 International License.